Surat Al Fatihah

Surat al fathihah adalah surat pertama dalam Al Qur’an. Menurut sebagian besar ulama, Al Fatihah adalah surat terlengkap pertama yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW ketika berada di Mekkah. Sebelumnya, beliau telah menerima beberapa ayat surat Al Alaq, Al Muzzamil, dan Surat Al Muddaththir, akan tetapi Al Fatihah adalah yang terlengkap.

Kata “Al Fatihah” berarti “pembuka”. Jadi arti dari surat ini adalah pembuka dari Qur’an. Surat ini memiliki tujuh ayat yang diulang setiap kali kita sholat. Surat ini juga disebut sebagai As-Sab Al-Mathani yang berarti “tujuh ayat yang berulang” seperti disebutkan dalam surat Al Hijr ayat 87 berikut ini :

Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Al Qur’an yang agung.

Surat ini juga memiliki banyak nama : Umm Al Qur’an (intisari Al Qur’an), Al Asas (Pondasi/Dasar), Ash-Shafiyah (penawar/penyembuh), dan Al Kafiyah. Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa Al Fatihah adalah “surat terbaik dalam Al Qur’an” (HR. Bukhari). Surat Al Fatihah merupakan doa dan perkenalan lengkap dari pesan Al Qur’an. Sebagai sebuah doa, surat ini mengandung pujian dan pujaan serta permohonan petunjuk jalan lurus dari Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW bersabda :

Allah SWT berfirman, Aku telah membagi doa untukKu dan hambaKu menjadi dua hal dan untuk hambaKu apapun yang dia minta. Ketika hambaKu berkata, ‘Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam’, Aku berkata, ‘hambaku telah bersyukur padaKu’, ketika dia bilang, ‘Maha Pemurah lagi Maha Penyayang’, Aku berkata, ‘hambaKu telah memujiKu’, saat dia bilang, ‘Yang menguasai hari pembalasan’, Aku berkata, ‘hambaKu telah memuliakanKu’, dan Allah SWT juga berkata, ‘hambaKu telah menyampaikannya padaKu’, saat dia bilang, ‘Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan’, kata Allah swt, ‘ini hanya antara Aku dan hambaKu dan untuk hambaKu apapun yang dia minta’, dan ketika dia bilang, ‘Tunjukilah kami jalan yang lurus’, Allah SWT berkata, ‘ini hanya antara Aku dan hambaKu dan apapun yang dia minta’. (HR. Muslim)

Sebagai sebuah pengenalan Qur’an, Al Fatihah mengandung semua dasar pokok yang telah diberikan detail dalam Al Qur’an. Hal ini mengatakan kepada kita bahwa kita dikelilingi kemurahan Allah. Dia sumber dari segala cinta dan rahmat, dan untuk itu kita harus banyak bersyukur padaNYA. Rasa syukur juga mengajarkan bahwa hidup hanyalah sementara. Setiap orang akan mati suatu saat nanti dan Allah SWT akan mengadili kita nanti.

Hal ini juga mengingatkan kita bahwa hanya Dia satu-satunya yang menunjukkan jalan, kita harus mencari pertolonganNYA dan Dia memiliki kekuatan untuk memberi apapun yang kita perlukan.

Ini mengajak untuk berbuat baik dalam setiap kehidupan kita. Al Qur’an berbicara mengenai kehidupan setelah mati dan konsekuensi tindakan dan perilaku manusia. Al Qur’an memberitahukan pada kita jalan yang benar melalui nabi dan rasulNYA. Mereka penunjuk jalan yang sesungguhnya, dan mereka menerima kemurahan dan kasih sayang Allah SWT. Barangsiapa berpaling dari jalan Allah menuju kesesatan maka ketahuilah bahwa siksaNYA sungguh pedih.

Prinsip utama Al Fatihah

  1. Intisari islam adalah bersyukur pada Allah SWT
  2. Allah SWT adalah tuhan semesta alam
  3. Allah SWT maha pemurah, maha penyayang
  4. Allah adalah hakim dan juga maha pemaaf bagi hambaNYA
  5. Meyakini akan datangnya hari pembalasan
  6. Semua amal ibadah dan perbuatan kita hanya pantas ditujukan pada Allah SWT
  7. Ikuti apa yang nabi dan rasul Allah SWT ajarkan, itulah sebenar-benarnya tindakan

0 Responses to “Surat Al Fatihah”



  1. No Comments Yet

Leave a Reply




SocialVibe